PESTA KONGLOMERAT
Oleh: Jansen H. Sinamo  [21 Februari 2007]
Artikel ini telah dibaca sebanyak kali


Seorang konglomerat tua mengadakan pesta merayakan puncak keberhasilannya di usianya yang genap tujuh puluh tahun. Ia mengundang sejumlah besar orang muda yang berprestasi di bidang masing-masing. Pesta itu dipusatkan di sekeliling kolam pada sebuah klub eksekutif mewah.

Pesta dibuka dengan pidato sang jubilaris, “Saudara-saudara, selamat datang dan selamat malam. Saya mengundang Anda, orang-orang muda berprestasi dari seluruh negeri, untuk berbagi kebahagiaan. Sebagai permulaan, saya mau mengadakan lomba dengan tiga pilihan hadiah. Pilihan pertama, uang tunai US$ 1 juta. Pilihan kedua, mewarisi 25% kekayaan saya bila meninggal dunia kelak. Pilihan ketiga, menikah dengan puteri tunggal saya dan dengan demikian menjadi pewaris seluruh kekayaan saya.”

Hadirin menahan nafas. Lalu tuan rumah melanjutkan, “Perlombaannya adalah pemilihan orang muda yang paling cepat berenang menyebrangi kolam ini segera setelah pidato saya ini selesai. Hanya Anda perlu tahu bahwa di kolam ini ada 100 ekor buaya yang belum diberi makan seminggu terakhir.”

Baru saja pidato konglomerat itu selesai, terdengar suara tubuh yang jatuh ke kolam, air bercipratan akibat gaya renangnya yang luar biasa. Hadirin dicengkeram kengerian, tetapi kemudian lega karena mereka tahu dialah yang akan menerima hadiah.
Tak lama, sampailah pemuda pemberani itu ke tepi kolam. Sang konglomerat menyambutnya dengan penuh kekaguman.

“Selamat anak muda, selamat, selamat! Anda telah menunjukkan keberanian yang luar biasa. Apakah Anda menginginkan satu juta dolar tunai?”

Sambil menggigil pemuda itu menggeleng.

“Oke, apakah Anda menginginkan 25 % dari kekayaan saya?”.

“Tidak!”

“Oh, kalau begitu, tentu Anda berjodoh menjadi menantu saya?”

“Tidak!!” seru pemuda itu marah. “Saya mau tahu siapa yang berani kurang ajar mendorong saya jatuh ke kolam?”

***

Mengapa si pemuda bersikap demikian? Marilah kita diskusikan bersama rumput yang bergoyang.
_____________________________________

Belum ada komentar

Silakan Isi Komentar Anda

_____________________________________

Selanjutnya:

Berita: Pejabat Eselon II Ikuti Pelatihan Membangun Etos Kerja Unggul – 21 Februari 2007

Sebelumnya:

Teori Maxwell Tentang Elektromagnetik dan Delapan Etos – 19 Februari 2007
Kompas: Dari Fisika ke Mana-Mana – 16 Februari 2007
Semangat Keibuan di Ruang Kerja – 14 Februari 2007
Tragedi Sekolah Binatang – 12 Februari 2007
Vektor, Fraktal, dan Delapan Etos – 9 Februari 2007